Kejahilan Yang Berakhir Menjadi Sahabat
Suatu hari, pada awal masuk sekolah ada anak baru bernama
Lana.
Alik : Itu ada murid baru, Mari kita ganggu!
Chacha : Mari
Dita : Apa yang harus kita lakukan padanya ?
Chacha : Saya ada ide
Alik : apa ide kamu ?
Chacha : Kita letakkan kulit pisang di pintu kelas
Alik :
Idemu bagus
Ketika Lana akan masuk kelas, dia terjatuh dan mereka tertawa senang
Mereka
( bertiga ) : ( tertawa) huahahhahahahahahhahahahaa...
Dita : kasihan,
sakit ya kamu ?
Alik : Kasian banget kamu. enak ?
Mufa : Kamu tidak apa-apa, siapa namamu?
Lana : Namaku Lana. Terima kasih aku tidak apa, dan kamu, siapa
namamu?
Mufa : Aku Mufa, benar kamu tidak apa?
Lana : Iya. Aku tidak apa
Mufa : (marah) Kalian jahat sekali
Chacha : Tenang, ini masih awal.
Lalu bel masukpun berbunyi mereka segera masuk kelas
dan pelajaran di mulai seperti biasanya. Keesokan harinya diwaktu istirahat
mereka pun mulai lagi akan menjahili Lana.
Alik : Udah bel istirahat
kok dia belum keluar ya?
Chacha : Aduuh.. lama banget sih itu
anak..
Dita : Eh, itu dia keluar.
Siap-siap ya... (Lana keluar membawa bekal makannya )
Lana : Aduuh!
Alik : aduuh.. kasian.. ! (Mereka bertiga tertawa )
Mufa : Kalian itu apa-apaan
sih? ( Sambil membantu Lana bangun )
Chacha : Kenapa? kamu tidak suka?
Mufa : aku tidak suka! kamu memperlakuin dia sesuka
kamu!
Dita : Eh, saya tidak punya masalah ya sama kamu!
Jadi saya harap kamu tidak usah ikut campur!
Mufa : Tapi kamu jangan
seenaknya sama dia!
Dita : Jadi kamu tidak suka ? Apa
kamu mau nasib kamu sama dengan itu anak?
Mufa : Ya sudahlah Lana,
jangan diladenin orang kaya begitu. Mendingan kita pergi dari sini.
Alik : Wah... cari
gara-gara aja dia. Kita belum selesai bicara, udah pergi aja..
Dita : Santai.. aku udah ada
ide lagi untuk ngerjain mereka.
Alik : apa ide kamu?
Dita : Gimana kalau kita
gembosin ban sepeda dia ?
Chacha : Ide bagus..
Alik : nanti pulang sekolah
kita segera keluar..
( bel pulang sekolah pun berbunyi, lalu
mereka segera berlari ke tempat sepeda
dan menggembosi ban sepeda milik Lana )
Keesokan harinya di waktu mereka bertemu dengan Lana
mereka langsung menghadang Lana. Tetapi Lana langsung di ajak pergi sama Mufa.
Mufa : sudah Lana tidak usah
diladenin mereka ayo kita pergi..
Lana : Ayo..
Alik : Wah... cari
gara-gara aja dia. Kita belum selesai bicara, udah pergi aja..
Dita : Santai.. saya udah
ada ide lagi untuk ngerjain mereka.
Alik : Memangnya apa ide kamu?
Dita : Gimana kalau kita
kunciin di gudang?
Chacha : Bagus tuh! ( Bel masuk pun
berbunyi )
Alik : Udah bel, masuk
kelas yuk..
Dita : Ayo..
Dan akhirnya bel pulang berbunyi mereka akan menjalankan ide jahilnya lagi
yaitu mengunci mereka di gudang.
Mufa : Lana,, mau pulang
bareng gak?
Lana : Boleh boleh
Chacha : Eh itu mereka sudah keluar ?
( Alik tiba-tiba memanggil Mufa dan Lana )
Alik : Lana! Mufa ! Kesini
deh..
Mufa : Kenapa?
Alik : Kalian disuruh ambil
buku-buku lama di gudang
Lana : Disuruh sama siapa?
Alik : Ya petugas
perpustakaan lah!
Mufa : Sekarang?
Chacha : Ya iya lah...! Masa besok!
Lana : Ya sudah, yuk Mufa kita
ke gudang.
(Lana dan Mufa sedang memilih buku-buku lama )
Lana : Loh..! kok pintunya
tertutup? Siapa yang ngunci pintunya?
Mufa : Pasti mereka bertiga
yang ngunciin kita di sini. (Lana dan Mufa minta tolong )
(Keesokan harinya Dita, Chacha dan Alik masuk seperti
biasanya )
( Tiba-tiba ada seorang teman yang memberi tahu mereka
bahwa mereka
dipanggil ke ruangan BK )
Dita : Ada apa ya? Kok kita
dipanggil ke BK?
Chacha : aku tidak tahu, kenapa ya?
Alik : Aduh.. pasti ada
apa-apa deh, gimana ini?
Dita : Ya sudah, tidak usah
takut. Ke sana saja dulu, siapa tahu kita dapat prestasi.
Chacha : Ya sudah, yuk cepetan. (
mereka bertiga pergi ke ruang BK )
( setelah sampai, mereka dimarahi karena
telah mengunci Lana dan Mufa di
gudang. Guru BK menyarankan agar mereka tidak
melakukannya lagi dan
meminta maaf kepada Lana dan Mufa )
Mereka ( bertiga ) : Mufa,
Lana. Kita minta maaf ya atas perlakuan kita ke kalian. Kalian mau kan
maafin
kita?
Lana : Ya sudah, kita maafin.
Tapi kalian janji ya tidak akan gitu lagi sama kita?
Chacha : Iya, kita janji.
Mufa : Gimana kalau sekarang
kita temenan aja?
Alik : Ide bangus tuh!
Lana : Jadi sekarang kita
temenan nih?
Mereka ( bertiga ) : ya
iyalah.....
Mufa : Kenapa tidak dari dulu
saja kita berteman seperti ini ?
Lana : Iya, enak berteman daripada
musuhan.
Chacha : Iya juga ya, kenapa tidak
dari dulu aja kita berteman.
Alik : Iya, saya maunya
juga begini. Tapi sifat jahil kita bertiga yang membuat kita banyak musuh.
Dita : Ya sudahlah... tidak usah
diungkit-ungkit lagi masalah yang sudah lalu, yang penting sekarang kita sudah
berteman. Dan saya mau kita tidak sekedar berteman saja. saya mau kita jadi
sahabat, untuk selamanya. Dan tidak ada lagi yang namanya musuhan.
Lana : Iya, saya juga maunya
kita jadi sahabat yang menolong satu sama lain.
Chacha : Dan saya juga mau kita semua
saling peduli, seperti kalau ada temen yang sedih kita ada buat dia.
Alik : Dan kalau dia lagi
senang, kita juga ngerasain bareng-bareng.
Mufa
: Iya, benar banget itu! ( Sambil tersenyum)
Akhirnya merekapun bersahabat .

The Most Popular Sites for Real Money at Casino.com
BalasHapusThe Most Popular Sites for Real Money at 오산 출장샵 Casino.com 양산 출장안마 · 1. 천안 출장샵 Bovada – Best Overall Casino Online · 여수 출장샵 2. mBit Casino – Best Casino for Slots and Table Games · 3. mBit 정읍 출장샵 Casino –